Senin, 25 April 2022

aku masih,

Kemarin, aku menangkap warna matamu, masih tetap indah, masih persis seperti tatapan yang aku ingat.

Kamu tau? Aku tenggelam disana, sejak pertama kali kita bertegur sapa, menyukai segala apa yang ada didepan ku dan belakang mu, semua;mulai dari apa yang bisa ku raih sampai yang hanya bisa ku pandangi satu persatu.

Aku masih sangat bersemangat tiap mendengar suaramu bahkan melihat fotomu saja masih membuat bibirku tersenyum.

Aku tidak mencintaimu dalam diam, tuan. Aku berteriak dengan tulisan. Karena aku senang menulis, dan menulis aksara dengan tokoh utama sepertimu adalah hobiku, tapi sayangnya kau tak suka membaca.

Selamat meneruskan perjalananmu, tuan. Jaga diri baik-baik, aku mau liat kamu baik dan senang, entah itu dari jauh atau dari dekat.

-wlndr

Rabu, 10 Maret 2021

Jatuh Cinta

Kurasa aku telah jatuh cinta
Saat dia Menatapku, yang sedang bercerita dan mencubit hidungku saat dia merasa gemas, pipiku mengangkat kemudian mengembang begitu saja tanpa ragu. 
Dia hanya perlu tersenyum lebar dan itu saja sudah membuat dadaku berdebar tak karuan.
astaga, rasanya hatiku akan meledak saat itu juga.

Kurasa aku telah jatuh cinta.
Mataku telah terkunci pada arah dirinya.
Wajahnya itu tak akan pernah kujadikan sia-sia.
Tapi ini jelas bukan hanya wajahnya, kurasa aku telah jatuh cinta pada semua aspek yang ada padanya. Rasanya dengan terus memandanginya pun tak akan mampu menghentikanku yang semakin hari semakin merasakan candu atas dirinya.

Lalu senyumnya. Senyumnya itu. Senyuman yang hanya ada satu di dunia.
Yang diciptakan begitu pas, cocok, dan tanpa kekeliruan. Bagiku itu adalah lambang keikhlasan, karena untuk soal senyuman, dia tak pernah memaksakan.
Dan saat itu, matanya ikut tersenyum. Seolah membawaku larut dalam pandangannya. Semakin dia menjadi manis dan romantis, rasanya aku hanya ingin menyuruhnya diam, kemudian membungkus dan membawanya pulang.

Aku ingin terus dilihat menjadi perempuan yang sempurna meski sejatinya tak akan pernah bisa, tapi aku ingin, menjadi perempuan yang bisa melakukan apa saja, yang akan membuatnya kagum dan jatuh cinta, sedalam aku.
Aku ingin menjadi kuat seperti perempuan yang mandiri, tapi aku ingin menjadi lembut, 
seperti perempuan yang ingin dilindungi. 
Aku ingin saat dia bertemu denganku, dia selalu punya alasan untuk tersenyum, seperti aku. 
Entahlah, saat aku jatuh cinta, semua hal-hal ini turut muncul dalam otakku.
 
Dan, kurasa aku telah benar-benar jatuh cinta. Menulis tentangnya seperti ini selalu membuatku tersenyum, sendiri, pada tulisanku.

-wlndr



 



 


Senin, 29 Juni 2020

Aneh, Ajaib

Setelah selesai sama dia, dia selalu jadi standar saya dalam memilih laki laki. mungkin itu sebab nya sampai saat ini saya belum menemukan lagi yang lain, yang sama kaya dia. 

Saya yang nggak berhenti belajar untuk mengerti cara berpikirnya supaya mampu menangkap pandangannya terhadap dunia. Walaupun saya sering kesulitan memahami mimpi-mimpi gilanya sekaligus hebat disaat yang bersamaan.

Ia sangat idealis dan serius. Gagasannya nggak boleh di tentang. Apabila ia mengatakan sesuatu, semua harus mengiyakan, apabila kamu nggak setuju, akan panjang jadinya. huft menyebalkan! Ia menyenangkan dan menyebalkan dalam satu waktu. Ia bercanda dan serius dalam satu waktu. Aneh. Ajaib. Mungkin itu yang membuat saya kagum sama dia. Oh iya ia juga sangat menyukai musik rock, lagu yang sangat menyakitkan kalau didengar. Kalau lagi mendengarkan musik rock, merasa damai, katanya.

Kami hanya berteman. Berteman dan nggak lebih. Sejak dulu dan sampai sekarang. Kami cukup bahagia dengan menjadi dekat walau nggak erat, tidak ada surat kepemilikan diantara kami. Jadi secara hukum semesta kami tidak tercipta.

Ternyata bukan manusia 7 tahun itu yang pernah saya ceritakan, yang ada di tempatnya.Ternyata dia, dia yang ada ditempatnya, tempat yang dalam dan gelap sekali. Dia yang mengubah cara pandang saya ke dunia, Dia tetap ada disana, dan ga akan kemana-mana.

-wlndr

 

 


Jumat, 17 Januari 2020

Si Pungguk Merindukan Bulan

Kamu yang pernah aku kagumi,

Dengarkan aku yang  tak pernah penting ini.
Bisa dibilang mengaggumi itu termasuk kesempatan semua orang. Meskipun juga beresiko diabaikan.
Sebab, rasa kagumku yang berlebihan menjadikan kekecewaan yang begitu memilukan.

Aku terlalu pecundang untuk menampakan keberadaan sebagai seseorang yang menganggumi dalam dalam. Aku jadi teringat sebuah kisah menarik tentang pemuda yang diam-diam mengaggumi wanita pujaannya.  Cerita dari dongeng yang mahsyur. Si Pungguk Merindukan Bulan. Mungkin kau tahu bagaimana cerita ini bergurlir. Dari seorang pemuda tampan yang secara tidak sengaja melihat putri bulan, dan jatuh cinta pada pandangan pertama. Namun ada sekat-sekat tebal bernama strata sosial yang pada akhirnya membuat mereka tak bisa bersatu. Hingga di akhir cerita. Si pemuda tampan tadi hanya mampu memandangi putri bulan dari kejauhan, berharap cintanya bersambut tapi tiada jua.


Ah...
Aku cukup tahu diri untuk tidak mengganggu kehidupanmu dengan cinta gombal penuh basa-basi dan intrik-intrik murahan. Biarlah aku tetap menjadi misteri yang tak perlu kau tahu rupanya. Biarlah aku menjadi Si Pungguk Merindukan Bulan yang memeluk pesonamu dari kejauhan. Toh bila akhirnya aku atau kau adalah baik bagi semesta, semesta akan selalu punya cara untuk mempertemukan kita.

Tuan, ketika malam ini tiba kau merasa bahagia, semoga itu adalah pertanda bahwa salah satu doaku telah terkabul. Sebab dipikiranku kau tetap menjadi perihal-perihal sederhana, pelajaran berharga atau cerita luar biasa yang tak mungkin tamat begitu saja. 
-wlndr

Senin, 18 November 2019

Bahwa Kamu Adalah Jawabannya.


Malam ini aku berniat untuk menulis tanpa mengingat kamu. Tapi aku gagal. Aksara-aksara itu masih tentang kamu. Tercipta dan terangkai indah untuk mengekalkanmu.
Pernah gak kamu berpikir bahwa mungkin pertemuan kita memang telah tertuliskan?
Bahwa mungkin,semua persoalan kita telah tergariskan.
Walau pada akhirnya harus aku dulu yang merasakan manisnya perasaan yang timbul pelan pelan.
Barangkali memang jatuh cinta selalu semendebarkan ini. Barangkali membicarakanmu semenyenangkan ini, aku selalu larut dalam caramu melengkungkan bibirmu.

Aku mau kamu terus ada, bahkan saat kelak hal hal manis tentangmu telah kulupa.
Aku mau seisi dunia setuju denganku,bahwa takdir harus menyandingkan aku denganmu.
Tunggu hingga aku bisa membuat hatimu yang dingin itu tersentuh,lalu kamu paham bahwa kamu terlalu mengaggumkan untuk hanya kupandangi dari jauh.

Kamu gak akan tahu, kemana sebenernya tulisan ini akan bermuara. Kamu gak akan mengerti, kepada siapa tulisan ini bercerita. Kamu gak mungkin menyangka bahwa kamu adalah jawabannya. Karna kamu gak pernah 
mencari tahu bahwa yang kurasakan semuanya memang benar adanya.

Meski pada kenyataanya, memandangimu memang cara membunuh waktu termanis yang pernah kutahu.
Meski pada akhirnya, menemukanmu di sudut pandanganku adalah usaha paling indah untuk menggembirakan harapan-harapanku.

Aku jatuh cinta denganmu.
Jatuh cinta,dengan ketidak tahuanmu atas segala maksud  kalimatku.
-wlndr -nndlot

Selasa, 23 Juli 2019

Terimakasih telah mencintaiku.


Dulu, aku pernah jadi perempuan egois yang paling egois,untuk memilikimu.
Dulu,
Aku ingin jadi apa yang cukup untuk kamu genggam.
Aku ingin menjadi satu-satunya yang kamu cari dalam keadaan apapun kamu saat itu dan nanti.
Aku ingin menjadi  jawaban dan permintaanmu, membenarkan semua yang kita anggap keliru,memulangkan semua rasa yang  tidak diizinkan membuatmu pilu.
Aku ingin selalu ada walau kenyataannya aku tak mungkin selalu bisa disana.
Aku ingin kamu terlena tapi aku ingin kewarasanmu tetap pada tempatnya.
Tapi sekarang,kamu benar benar pergi.
Tak apa,sekarang aku mengerti dan aku paham
Kenapa kamu meninggalkan aku pergi dengan tanda tanya yang begitu banyak, dan ternyata kamu sudah cukup waktu untuk menguatkan aku,untuk memberi hal hal baikmu kepadaku,
Namun ternyata memang,aku sudah terbiasa karna sebelumnya,aku belajar darimu untuk menerjang badai dan arus kehidupan,
Salah satunya  bahagia tanpa kamu
Terimakasih atas semuanya, kamu pria yang baik mungkin aku gak akan menemukan orang seperti kamu lagi.
Aku mencintaimu dan aku mebiarkanmu pergi.
Terimakasih telah mencitaiku,dulu.
-hb -wlndr

aku masih,

Kemarin, aku menangkap warna matamu, masih tetap indah, masih persis seperti tatapan yang aku ingat. Kamu tau? Aku tenggelam disana, sejak p...