Senin, 29 Juni 2020

Aneh, Ajaib

Setelah selesai sama dia, dia selalu jadi standar saya dalam memilih laki laki. mungkin itu sebab nya sampai saat ini saya belum menemukan lagi yang lain, yang sama kaya dia. 

Saya yang nggak berhenti belajar untuk mengerti cara berpikirnya supaya mampu menangkap pandangannya terhadap dunia. Walaupun saya sering kesulitan memahami mimpi-mimpi gilanya sekaligus hebat disaat yang bersamaan.

Ia sangat idealis dan serius. Gagasannya nggak boleh di tentang. Apabila ia mengatakan sesuatu, semua harus mengiyakan, apabila kamu nggak setuju, akan panjang jadinya. huft menyebalkan! Ia menyenangkan dan menyebalkan dalam satu waktu. Ia bercanda dan serius dalam satu waktu. Aneh. Ajaib. Mungkin itu yang membuat saya kagum sama dia. Oh iya ia juga sangat menyukai musik rock, lagu yang sangat menyakitkan kalau didengar. Kalau lagi mendengarkan musik rock, merasa damai, katanya.

Kami hanya berteman. Berteman dan nggak lebih. Sejak dulu dan sampai sekarang. Kami cukup bahagia dengan menjadi dekat walau nggak erat, tidak ada surat kepemilikan diantara kami. Jadi secara hukum semesta kami tidak tercipta.

Ternyata bukan manusia 7 tahun itu yang pernah saya ceritakan, yang ada di tempatnya.Ternyata dia, dia yang ada ditempatnya, tempat yang dalam dan gelap sekali. Dia yang mengubah cara pandang saya ke dunia, Dia tetap ada disana, dan ga akan kemana-mana.

-wlndr

 

 


aku masih,

Kemarin, aku menangkap warna matamu, masih tetap indah, masih persis seperti tatapan yang aku ingat. Kamu tau? Aku tenggelam disana, sejak p...